HeadlinesKriminalPilihanEditor

Umroh Gagal Uangpun Melayang, Warga Jember Jadi Korban Penipuan Agen Umroh

JEMBER, suaratimuronline.com – Niat hati ingin mengunjungi tanah suci Mekkah dengan beribadah Umroh bersama 6 anggota keluarganya, nasib apes justru dialami oleh keluarga Hengki Sutandoko (43) warga Dusun Krajan Tengah Desa Kertonegoro Jenggawah Jember.

Niatnya untuk bisa beribadah unmrohnya harus kandas, hal ini setelah uang sebesar Rp. 135 juta 700 ribu yang sudah disetorkan ke Eny Puji Setyaningsih (43) warga Kelurahan Mangli Jember yang mengaku sebagai agen salah satu biro Perjalanan Haji dan Umroh digelapkan oleh pelaku.

Akibatnya korban yang berasal dirugikan melaporkan kasus penggelapan ini ke Mapolsek Jenggawah. “Iya kami menerima laporan penggelapan biaya Umroh dari korban, saat ini pelaku sudah kami amankan beserta barang buktinya,” ujar Kapolsek Jenggawah AKP. Makruf. SH. kamis (2/9/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pada medio bulan Februari 2021 lalu, korban yang berniat ingin menjalankan ibadah Umroh, didatangi oleh pelaku dirumahnya, saat itu korban langsung menyerahkan uang ratusan juta secara tunai ke pelaku.

Setelah korban melakukan pembayaran dan mengisi formulir Umroh, pelaku menyatakan kepada korban, jika Umroh yang akan dijalani oleh korban tidak bisa langsung dilaksanakan, karena masih pandemi, sehingga korban pun percaya dengan penjelasan pelaku.

Namun setelah sekian lama tidak ada kabar, korban berniat menanyakan kepastian berangkat umrohny ke biro perjalanan haji yang diakui oleh pelaku tempatnya bekerja, ternyata dari sini korban baru tau, jika yang bersangkutan bukanlah karyawan biro perjalanan, namun hanya agen.

Tidak hanya itu, uang sebesar Rp. 135,7 juta yang sudah dibayarkan, ternyata tidak semuanya dibayarkan oleh pelaku, tapi hanya 50 juta saja yang disetorkan ke biro haji dan umroh, sadar telah ditipu, korbanpun melaporkan apa yang dialaminya ke Kapolsek Jenggawah.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus penggelapan yang dilakukan pelaku, apakah ada korban lain selain pelapor, semua masih kita dalami,” pungkas Kapolsek Jenggawah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 4 lembar bukti pembayaran umroh, 2 ID card PT. Kamilah Wisata muslim, 1 buah stempel palsu beserta bantalan, 1 unit Hand phone merek Realme, 3 buah ATM BNI SYARIAH dan 2 buah buku tabungan BNI SYARIAH.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 Subs 372 KUHP. “Ancaman hukuman nya diatas 4 tahun penjara,” pungkas Kapolsek. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker