HeadlinesPeristiwaPilihanEditor

Rumahnya Bukan Agunan Kredit, Tapi Ikut Dilelang, Anggota DPRD Jember Adukan BRI Jember ke Mapolres

JEMBER, suaratimuronline.com – Tidak merasa meng-agunkan rumahnya untuk kredit di Bank BRI, Sunardi (56) anggota DPRD Kabupaten Jember, Jumat (3/9/2021) mengadukan Bank BRI Cabang Jember ke Mapolres Jember melalui M. Husni Thamrin SH. MH., selaku kuasa hukum pengadu.

Menurut Thamrin, pengaduan ini terkait dengan salah satu rumah milik anggota DPRD dari Partai Gerindra  yang ada di Jalan Semeru Perumahan Villa Bukit Cemara B-01 yang memiliki nomor sertifikat (SHM) 8826 atas nama Hj. Fadilah yang tidak lain adalah istrinya masuk daftar lelang Bank BRI cabang Jember, sedangkan rumah tersebut tidak sedang diagun kan untuk kredit.

“Rumah tersebut sertifikatnya ada dan tidak sedang diagunkan ke Bank, lha kok ini tiba-tiba muncul di daftar lelang Bank BRI, baik di website maupun di papan pengumuman lelang yang terpampang di halaman Bank BRI, sehingga klien saya merasa malu, dan mengadukan hal ini ke Mapolres Jember,” ujar Thamrin.

Thamrin menjelaskan, kliennya mengetahui jika rumahnya menjadi objek lelang dari Bank BRI, setelah salah satu temannya melihat pengumuman di salah satu website, sehingga temannya tersebut melakukan konfirmasi soal kebenaran rumah milik pengadu yang dilelang.

“Saya juga tidak tahu kok bisa-bisanya rumah klien saya di foto dan dilelang, memang dalam lelang tersebut bukan ditulis atas nama kreditur kilen saya, tapi rumah yang di lelang adalah rumah klien saya, tidak hanya itu, dirumah klien saya juga ditulis dengan sebuah cat warna merah, jika rumah tersebut dalam penguasaan Bank dan tidak boleh dipindah tangankan, ini jelas mencemarkan nama baik klien saya selaku calon kepala desa,” beber Thamrin.

Tidak hanya itu, Thamrin juga menyampaikan, jika itu menjadi objek lelang, aturannya, ada pemberitahuan terlebih dahulu atau pengumuman lelang di media cetak, namun kliennya selama ini tidak pernah mendapatkan surat pemberitahun maupun melihat pengumuman di media cetak akan lelang rumahnya tersebut.

“Biasanya, jika ada kreditur yang menunggak pembayaran, objek yang akan dilelang, terlebih dahulu disampaikan kepada kreditur, kemudian diumumkan di media cetak, namun hal ini juga tidak ada, makanya klien kami kaget saat tahu ada pengumuman lelang atas objek rumahnya,” jelasnya.

Sementara Sunardi perwakilan dari pihak Bank BRI cabang Jember, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya masih akan mempelajari kronologis rumah tersebut dan akan memusyawarahkan dengan tim lelang.

“Wah kami harus mengecek dulu data rumah yang dilelang mas, soalnya banyak datanya, kami harus membahas lebih dulu dengan tim lelang, jadi untuk sementara waktu kami belum bisa memberikan jawaban konfirmasi yang jenangan lakukan,” ujar Sunardi.

Sedangkan dari pantauan media ini, rumah milik pengadu terpampang jelas di baliho besar ukuran 4 x 3 meter yang ada di halaman kantor BRI cabang Jember di Jalan Ahmad Yani 1 yang bertuliskan “Properti Lelang Bank BRI Cabang Jember”, dimana rumah pengadu berada di pojok kiri dengan foto yang cukup menonjol bersama 1 objek lelang lainnya, sedangkan dibawahnya terdapat 12 rumah yang juga menjadi objek lelang Bank BRI. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker