BirokrasiHeadlinesPilihanEditor

PT. Imasco Pakai Material Luar Daerah, Paguyuban Sopir Truk Wadul DPRD Jember

JEMBER, suaratimuronline.com – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) Kamis (10/6/2021) mendatangi gedung DPRD Jember. Kedatangan 10 perwakilan sopir ke gedung dewan untuk mengadukan PT. Imasco yang selama ini menggunakan material tanah dan bahan lainnya dari luar Jember.

Mereka meminta, agar sebagai perusahaan yang berinvestasi di Jember, bahan atau material tanah yang digunakan juga berasal dari Jember, sehingga keberadaan investor di Jember bisa memberi manfaat untuk masyarakat Jember.

Siswoyo selalu Ketua Paguyuban mengatakan, selama ini material tanah yang masuk ke Imasco banyak didatangkan dari luar kota, seperti Probolinggo.

“Kami meminta agar material yang masuk ke Imasco dari Jember. Apa artinya ada investasi di Jember kalau materialnya tidak semua mengambil di Jember,” tuturnya.

Keberadaan Imasco menurutnya harus juga mengangkat perekonomian warga Jember. “Harapan kami, material seperti tanah diambil di Jember. Kemudian angkutan truk dan sopirnya juga dari Jember.

Heru, salah seorang utusan dari PT Imasco yang datang ke dewan mengaku, jika dirinya hanya mendapat tugas untuk menyerap aspirasi warga serta untuk mendengarkan informasi resmi.

“Jadi, kami tidak hanya mendapat keluhan, tetapi kalau forum seperti ini resmi. Apa yang menjadi aspirasi akan kami tampung dan kami sampaikan (ke atasan, Red),” ujar Heru.

Sementara Ketua Komisi B Siswono dalam kesempatan tersebut menyampaikan, keluhan warga sudah dipahami oleh anggota dewan. Menurutnya, material seperti tanah yang masuk ke PT Imasco memang layak dari Jember saja.

“Dalam waktu dekat, kami akan lakukan sidak. Kami minta waktu agar masalah ini ada solusi terbaik,” ujarnya.

Siswono menyebut, jika selama ini masih ada material tanah liat atau yang lain dikirim dari luar Jember, maka akan diperjuangkan agar seluruhnya dari Jember saja.

“Investasi di Jember, wajib meningkatkan perekonomian warga. Apa gunanya investasi di Jember kalau PAD nya banyak ke luar daerah. Ke depan material harus dari Jember,” ucapnya.

Pertemuan singkat itu pun ditutup dengan tindak lanjut akan dilakukan sidak. Selain itu, akan ada langkah-langkah lain agar ada keputusan terbaik. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker