HeadlinesPeristiwaPilihanEditor

KKN, Mahasiswi Jember Ini Malah Berduaan di Kamar Dengan Staf Desa

Saat Diinterogasi Ngakunya Cuma Ngobrol

SUARATIMUR (JEMBER) – Warga Desa Pringgondani Kecamatan Sumberjambe Jember, Minggu (14/3/2021) dinihari digegerkan dengan penggerebekan terhadap salah satu staf desa yang sedang berduaan di Posko KKN bersama seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Jember.

Informasi yang dihimpun media ini, 8 Mahasiswi yang purna KKN seminggu lalu, pada Sabtu (13/3/2021) sore diundang oleh salah satu Lembaga tempat ke 8 mahasiswi melakukan KKN, untuk menghadiri acara pengajian Isra’ Mi’raj.

Karena selama KKN di Desa Pringgondani mereka semua tinggal di Posko yang ada di Balai Desa, ke 8 Mahasiswi tersebut singgah di Posko. Kemudian pada jam 8 malam saat pengajian dimulai, seluruh mahasiswi hadir di lokasi pengajian, sehingga semuanya meninggalkan Posko KKN.

Namun pada saat jam 10 malam, salah satu Mahasiswi sebut saja namanya Kemayuwati, pamit ke teman-temannya untuk pulang ke Posko lebih dulu.

Ternyata pamit pulangnya Kemayuwati dari lokasi pengajian, sudah melakukan janjian dengan FA salah satu staf desa Pringgonasi bagian operator. Keduanya kemudian menuju balai desa dan masuk ke ruangan Posko KKN.

Entah apa yang dilakukan kedua insan berlainan jenis ini, namun sampai teman-temannya pulang dari pengajian pada pukul 12 malam, keduanya masih berada di dalam ruangan posko yang terkunci, hingga teman-temannya bingung tidak bisa masuk.

Selanjutnya, beberapa dari mahasiswi ada yang menghubungi perangkat desa, ketiak ditunggu hingga jam 2 dinihari, pintu posko masih belum dibuka, sehingga oleh beberapa perangkat desa dilakukan buka paksa.

“Saat pintu dibuka paksa, didalam ada FA dan mahasiswi tersebut, saat diinterogasi, mereka ngaku hanya ngobrol saja, mana mungkin mulai jam 10 malam sampai jam 2 berduaan cuma ngobrol, apalagi tadi ada yang sempat ngintip, kalau FA sempat tidur-tiduran di pahanya mahasiswi tersebut,” ujar warga sekitar balai desa yang ikut membuka paksa pintu posko KKN.

Sementara Pj. Kepala Desa Pringgondani Hedi Purdianto, saat dihubungi media ini terkait peristiwa yang terjadi di balai desa pada Minggu dinihari, kepada media ini mengatakan, jika dirinya tidak mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya.

“Kalau kronologinya seperti apa saya tidak tau mas, tapi saya memang mendapat informasi terkait kejadian ini dari kasun (Kepala Dusun,red) saya, makanya besok kasun dan yang bersangkutan akan saya panggil, untuk kami mintai keterangan, jika memang apa yang disampaikan Kasun benar, tentu akan kami beri sanksi,” ujar Hedi Purdianto.

Apakah Pemerintah Desa akan koordinasi dengan pihak Kampus tempat mahasiswi kuliah, Hedi mengatakan, hal akan dilakukan setelah dirinya mengetahui persoalan yang sebenarnya. “Nantilah kami ingin melihat dan mendengar langsung dari yang bersangkutan, jika memang ada hal-hal yang tidak patut, tentu akan kami koordinasikan dengan kampusnya,” pungkas Hedi. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker