HeadlinesKesehatanPilihanEditor

Gelar Vaksinasi Bersama PKM Gitik,ISNU FRB Siapkan 180 Dosis Vaksin Sinovac

BANYUWANGI, suaratimuronline.com – Ikatan Sarjana Nahdatul Ulana (ISNU) Forum Rogojampi Berdatu (FRB) bekerjasama dengan Puskesmas Gitik Rogojampi, Selasa (14/9/2021) menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum di Balai Desa Rogojampi.

Menurut Irfan Hidayat selaku ketua ISNU FRB saat ditemui wartawan Suara Timur online mengatakan,bahwa kegiatan vaksinasi ini diperuntukkan bagi masyarakat umum, sebagai wujud kepedulian ISNU FRB untuk membantu pemerintah dalam mempercepat herd immunity.

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai bentuk kepedulian kami dari ISNU FRB dalam membantu lemerintah untuk mewujudkan percepatan herd immunity kepada masyarakat, juga bagian dari ikhtiar untuk mencegah penyebaran covid-19,” ujar Irfan.

Irfan menambahkan,bahwa vaksin yang digunakan pada kegiatan tersebut,pihaknya menggunakan vaksin jenis Sinovac, dimana vaksin ini selain aman,juga bisa digunakan untuk anak usia 12 tahun keatas.

“Ada 180 dosis vaksin sinovac yang kami siapkan, dan ini untuk dosis 1, kami memilih sinovac,karena vaksin jenis ini bisa digunakan untuk usia 12 tahun keatas,sehingga harapan kami,anak anak usia sekolah bisa ikut vaksin” beber Irfan.

Acara yang digelar oleh ISNU FRB berdama dengan Puskesmas Gitik ini juga mendaoat perhatian dari Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara, bahkan politiai dari PDI Perjuangan ini melihat langsung jalannya vaksinasi.

Dalam keaempatan tersebut, Made juga mengingatkan kepada masyarakat yang ikut vaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak lengah, karena pandemi covid-19 sampai saat ini masih terjadi dan belum berakhir.

“Kita jangan lengah, meski sudah vaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindaei kerumunan dan mengurangi kegiatan yang tidak penting,” pesan Made kepada warga.

Made juga mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang sudah bekerja dan merawat warga yang terpapar covid, karena dalam menghadaoi pandemi seperti saat ini, tenaga medislah yang menjadi garda terdepan. (Apong)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker