BirokrasiHeadlinesPilihanEditor

Dikerjakan Mendahului SPK, Proyek Irigasi Terancam Tak Dibayar Dinas PU Pengairan

SUARATIMUR (BANYUWANGI) – Proyek rehabilitasi irigasi di sisi timur rel kereta api yang ada di Desa Labanasem Kecamatan Kabat Banyuwangi, disoal beberapa pihak, hal ini selain proyek yang pengerjaannya sudah mencapai 90%, diduga mendahului Surat Perintah Kerja (SPK).

Hal ini berdasarkan dari penelusuran di data LPSE Banyuwangi, proyek dengan nilai anggaran Rp. 197.500.000,- tersebut, ternyata penawarannya baru dibuka pada 29-20 Maret 2021, dengan pemenang tender CV. Berkah Ababil. Lantas regulasi mana yang digunakan jika ada proyek dikerjakan lebih awal sebelum terbitnya SPK?

Plt. Kepala Dinas Pengairan Pemkab Banyuwangi DR. Ir. H. Guntur Priambodo MM saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak diangkat, namun saat media ini mengirimkan pesan pendek (SMS) terkait proyek tersebut, pihaknya hanya memberikan jawaban singkat. “Saya cek dulu mas,” ujarnya.

Saat media ini berusaha konfirmasi ke pihak-pihak terkait, tidak memberikan jawaban pasti, Tjatur selaku Kabid Pembangunan, ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, tidak memberikan respon jawaban, meskipun handphone dalam kondisi online. Hal yang sama juga saat media ini konfirmasi kepada Sandi selaku PPTK Dinas, pihaknya hanya memberikan jawaban singkat. “Wslm… mohon maaf saya posisi di malang” balasnya.

Ditempat terpisah, Dhoni selaku Kepala Bidang Manfaat, kepada media ini mengatakan, bahwa Dinas tidak pernah menunjuk rekanan, dan SPK baru keluar 30 maret 2021.

“Dinas tidak pernah menunjuk rekanan mas, itu sudah resiko rekanan atau kontraktor dan Dinas juga tidak akan membayar kegiatan itu. SPK baru keluar tertanggal 30 Maret 2021 dan dimenangkan oleh CV. Berkah Ababil yang beralamat di Perum Brawijaya Permai Kebalenan,” ungkap Dhoni saat ditemui di Pondok Wina, Kamis (1/4/2021).

Namun saat disinggung terkait lokasi proyek yang akan dilaksanakan oleh CV. Berkah Ababil, Dhoni mengaku masih akan melihat dulu lokasinya. “Mungkin kita akan garap di sebelah timurnya proyek tersebut,” ujar Dhoni.

Sementara dari CV. Berkah Ababil selaku kontraktor dalam proyek tersebut, ketika dikonfirmasi wartawan media ini mengatakan, bahwa pihaknya akan mengutus orangnya untuk menemui wartawan. “Nanti ada orang saya menemui rekan-rekan mas,” terang Rudi.

Sedangkan Irwanto, selaku pelaksana pada proyek tersebut, kepada wartawan mengakui, bahwa CV. Karya Surya Pradipta (KSP) yang dikelolanya memang sebagai pelaksana dalam proyek tersebut sebagai Subcon ke CV. Berkah Ababil.

“Memang betul kami pelaksananya mas, dengan bendera CV. Karya Surya Pradipta. Dan itu kami hanya sebagai subcon saja ke CV. Berkah Ababil selaku pemegang kontrak,” pungkas Irwanto saat bertemu dengan tim media di Taman Sritanjung, Jum’at sore (2/4/2021). (tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker